A Thousand Question

Mungkin di hidup ini banyak pertanyaan yang terbentuk atas hasil dari suatu kejadian atau pengembanan ilmu dengan berasaskan rasa ingin tahu, menyocokan dengan pengalaman sebelumnya, menyanggah sesuatu, mengkonspirasi sesuatu. 
Apapun asas dari pertanyaan itu ataupun hasil dari apa pertanyaan itu, segalanya menurut saya layak.

seperti yang Descartes tulis dalam literaturnya yang berjudul : Discourse on the method of rightly conducting the reason and seeking the truth in the science

"From my childhood, I have been familiar with letters; and as I was given to believe that by their help a clear and certain knowledge of all that is useful in life might be acquired, I was ardently desirous of instruction. But as soon as I had finished the entire course of study, at the close of which it is customary to be admitted into the order of the learned, I completely changed my opinion. For I found myself involved in so many doubts and errors, that I was convinced I had advanced no farther in all my attempts at learning, than the discovery at every turn of my own ignorance."

Jadi, karena kita terombang-ambing dalam pencarian kebenaran dan segala bentuk kebenaran; mari kita bertanya. mari kita meragukan segala sesuatu. bahkan mari kita meragukan sendiri dari segala bentuk ketidakjelasan dunia. berusaha membuka tabir yang memungkinkan tabir lain lagi menggantikan. Apapun intu, ini hanyalah sebuah bentuk pertanyaan.

Pertanyaan dari saya. 
Pertanyaan yang belum pernah saya dapatkan jawabannya. 
Pertanyaan yang selalu saya jawab dengan sendirinya dengan menusuk diri saya sendiri.
Pertanyaan yang selalu timbul atas perlawanan banyak hal.
Pertanyaan yang ada karena kebodohan dan ketololan saya.
Pertanyaan yang ada karena saya selalu ingin jujur terhadap batin saya sendiri.
Pertanyaan - Pertanyaan tanpa dapat menghentikannya pembukaan gerbang pertanyaan lainnya.

No comments:

Post a Comment