Lumayan yah pemandangannya.
Sejujurnya sekitar 2 minggu lalu, saya malah ingin bercerita: "I'm enjoy being alone; but not for it" disertai foto atap rumah belakang yang hancur.
How pity I am.
Hufff.
Beruntung, tepat hari minggu kemarin rumah kedatangan bala bantuan. PRIA. Jadi deh atap rumah yang hancur direhabilitasi.
Menariknya, bagian belakang rumah benar-benar sebuah hutan. Tembok belakang rumah menjadi media akar rambat. Creepy but exotic. Begitu banyak kehidupan kecil bisa dinikmati.
Lalalalaaaa...


No comments:
Post a Comment