Daily life:preambule

Ini adalah tagar jenis baru di dalam blog ini.  Apa yah yang mendasari saya melakukan tagar daily life. Hmmm, mungkin lebih ke pembelajaran memposting hal sederhana. Sudah disadari sih kalau tulisan di blog ini isinya melulu rage, anger, ketidakpuasan, bimbang, dan kemelut. Yah memang saya mendidik inner saya menjadi sosok skeptis. Ah, seandainya saja ada yang mengerti bagaimana sulit tidak mendengar suara lain yang bersumber dari tengah dahi lawan bicara; mungkin akan memaklumi sikap skeptis saya. 

Tapi, ya sudahlah. 
Mungkin saya bukan seorang Alodita yang sering diomongkan Deca: mengumbar kehidupan dengan cara sederhana. Hahaha. Sejujurnya bukan tipe saya mengikuti blog sosialita seperti Alodita ataupun Justin Larisa. Tapi membaca dan belajar memahami itu penting agar saya tahu apa isi dunia ini. Semakin memahami, yah, tidak ada salahnya membuat tulisan sederhana mengenai kehidupan melalui tagar baru Daily life. 

Sebagai prolog, tidak perlu terlalu banyak. Selamat menikmati tagar Daily life. 

No comments:

Post a Comment